Mengenal Bufferbloat pada Jaringan Komputer


Apa itu Bufferbloat?
Pernah merasa koneksi internet lambat padahal kecepatan download dan upload sudah tinggi? Itu bisa jadi karena bufferbloat.
Bufferbloat adalah ketika router atau perangkat jaringan menumpuk terlalu banyak data dalam antriannya, menyebabkan latensi tinggi, lag, dan koneksi tidak stabil. Masalah ini sering terjadi saat kita streaming video, bermain game online, atau melakukan video call.
Kenapa bisa terjadi?
Saat kita mengunduh atau mengunggah file besar, perangkat jaringan akan mencoba menyimpan paket data sebanyak mungkin sebelum mengirimnya. Ini menyebabkan antrian penuh dan memperlambat paket data yang lebih penting seperti paket game atau panggilan video. Akibatnya, kita mengalami ping tinggi dan lag.
Bagaimana mengetahuinya?
Berikut beberapa cara mengetahui jaringan rentan terhadap bufferbloat.
Menggunakan Bufferbloat Test
Buka situs Bufferbloat Test yang disediakan oleh Waveform.
Jalankan tes
Tunggu hingga hasil skor keluar
Jika skor buruk (di bawah B), maka jaringan rentan terjadi bufferbloat
Menggunakan Tes Ping Sederhana
Lakukan perintah ping pada Command Prompt atau PowerShell pada Windows dengan perintah berikut":
ping google.com -t
Perhatikan nilai time dalam satuan ms (millisecond)
Jika nilai tidak stabil dan sering mengalami lonjakan yang signifikan, jaringan sedang mengalami bufferbloat
Bagaimana Solusinya?
Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan bufferbloat.
Aktifkan Smart Queue Management (SQM)
Queue adalah antrian pada jaringan komputer. Selayaknya paket yang dikirimkan oleh kurir, antrian perlu dimanajemen dengan baik agar paket tidak mengalami pemberhentian yang cukup lama (ping tinggi). Smart Queue Management (SQM) membantu mengelola antrian data di router, sehingga paket data yang lebih penting seperti gaming dan video call tidak tertunda oleh transfer file besar. Ada beberapa Manajemen Antrean Pintar yang didesain khusus untuk mengatasi bufferbloat yaitu CAKE (Common Application Keep Enchanced) dan FQ-CoDel (Fair Queuing Controlled Delay) yang umumnya ada pada Router Modern.
Cara mengaktifkan SQM di Router OpenWRT:
Masuk ke router melalui browser
Buka menu Network > SQM QoS
Aktifkan Enable SQM
Pilih CAKE atau FQ-CoDel sebagai algoritma pengaturan antrian
Atur kecepatan upload & download sedikit di bawah kapasitas ISP (misalnya, jika internet Anda 100 Mbps, atur menjadi 95 Mbps)
Simpan dan Reboot Router.
Gunakan Perangkat Jaringan yang Mendukung FQ-CoDel atau CAKE
Jika router anda tidak mendukung SQM seperti CAKE atau FQ-CoDel (umumnya router bawaan ISP), tambahkan perangkat router tambahan atau access point tambahan setelah router ISP sebelum ke perangkat pengguna. Beberapa brand seperti MikroTik, Cisco, dan Ubiquiti telah memiliki Queue dan QoS modern yang bisa mengatasi bufferbloat.
Mengatur QoS (Quality of Service) di Router
QoS memungkinkan kita membatasi bandwidth aplikasi tertentu dan memberi prioritas lebih tinggi pada gaming atau video call sehingga tidak mendominasi sumber daya jaringan. Berikut cara mengaktifkan QoS di router:
Masuk ke router settings
Cari QoS Settings atau Bandwidth Control
Prioritaskan aplikasi yang membutuhkan latensi rendah seperti gaming dan VoIP
Batasi bandwidth untuk aplikasi yang tidak terlalu penting untuk latensi rendah seperti website atau HTTP/HTTPS
Gunakan Firmware Alternatif seperti OpenWRT atau DD-WRT
QoS atau Queue ada pada tingkat software. Beberapa jenis router didukung oleh firmware custom seperti OpenWRT, DD-WRT, atau Tomato menggantikan firmware bawaan router yang sudah tua.
OpenWRT (fleksibel dan mendukung SQM dengan baik).
DD-WRT (lebih mudah digunakan dibanding OpenWRT).
Tomato (ringan dengan fitur bandwidth monitoring).
Hubungi Pihak ISP (Penyedia Layanan Internet) jika Masalah Tidak Dapat Diatasi Lagi
Jika setelah melakukan semua langkah di atas masalah masih ada, mungkin penyebabnya adalah modem bawaan ISP atau sistem antrian paket pada perangkat jaringan server ISP. Kita bisa:
Meminta modem yang lebih baik dengan fitur SQM
Menggunakan router sendiri dan mengatur mode bridge pada modem ISP
Kesimpulan
Bufferbloat bisa sangat mengganggu, terutama bagi gamer dan mereka yang sering menggunakan video call. Namun, dengan menggunakan SQM, QoS, dan router yang mendukung FQ-CoDel atau Cake, kita bisa mengurangi latensi dan meningkatkan stabilitas koneksi. Namun kita juga dapat mempertimbangkan sebuah penyedia layanan yang baik dengan tidak tergiur dengan besarnya Mbps yang ditawarkan, melainkan hasil tes bufferbloat yang dihasilkan dari jalur jaringan penyedia internet tersebut terutama jika pengguna jaringan internet di rumah cukup banyak.
Subscribe to my newsletter
Read articles from OK Muhammad Majid Maulana directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.
Written by

OK Muhammad Majid Maulana
OK Muhammad Majid Maulana
IT Support & Tech Enthusiast