Belajar Bash Scripting Part 13 : Membuat Perintah Bash Kustom

Kharisma GilangKharisma Gilang
3 min read

Sebagai seorang developer atayu SysAdmin, tugas berulang-ulang di terminal bisa menjadi sangat membosankan. Salah satu cara efektif untuk mengoptimalkan tugas itu yaitu dengan cara membuat perintah Bash kustom, atau biasa disebut sebagai aliases. Chapter ini membahas bagaimana cara membuat, me-manage, dan menyimpan alas, beserta dengan best practices untuk meningkatkan alur kerja kalian.

  1. Mengapa Menggunakan Perintah Bash Kustom?

    Membuat perintah Bash kustom membuat kalian bisa :

    • Hemat waktu : Menghindari pengetikkan perintah yang panjang berulang kali.

    • Meningkatkan produktivitas : Mengakses perintah yang sering digunakan dengan keyword yang singkat dan mudah diingat.

    • Mengurangi eror : Meminimalisir resiko typo pada perintah yang kompleks.

  2. Pengenalan Aliases

    Aliases adalah shortcut untuk perintah yang panjang atau kompleks. Aliases memungkinkan kalian membuat custom commands tanpa harus menulis script lengkap.

    1. Sintaks

       alias name="command"
      
    2. Contoh

       alias ll="ls -la"
      

      Contoh di atas membuat shortcut ll untuk perintah ls -la.

  3. Membuat Custom Aliases

    1. Contoh Skenario

      Bayangkan kalian sering memeriksa jumlah TCP connections pada port 80 dan 443. Biasanya, perintah yang digunakan adalah :

       netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l
      

      Mengetik perintah tersebut setiap kali dijalankan tentu tidak efisien. Sebagai gantinya, kalian bisa membuat alias untuknya.

    2. Membuat Alias

       alias conn="netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
      

      Dengan mengetik conn, output yang sama dengan perintah lengkap tersebut akan ditampilkan.

    3. Meningkatkan Alias

      Kalian dapat menambahkan pesan informatif agar alias lebih user-friendly :

       alias conn="echo 'Total connections on port 80 and 443:' ; netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
      

      Output :

       Total connections on port 80 and 443:
       12
      
  4. Membuat Aliases Tetap Ada (Persist)

    Alias yang dibuat langsung di terminal bersifat sementara dan akan hilang saat logout. Untuk membuatnya permanen, tambahkan alias tersebut ke file profile shell kalian.

    1. Memilih File yang Tepat

      • Pada Ubuntu dan sebagian besar distribusi Linux: ~/.bashrc

      • Pada macOS dan beberapa distribusi Linus: ~/.bash_profile

      • Pada sistem modern yang menggunakan Zsh: ~/.zshrc

    2. Menambahkan ke .bashrc

      Buka file .bashrc menggunakan text editor (misalnya, nano) :

       nano ~/.bashrc
      

      Tambahkan alias kalian di bagian bawah :

       alias conn="echo 'Total connections on port 80 and 443:' ; netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
      
  5. Best Practises untuk Membuat Custom Bash Commands

    1. Gunakan Nama yang Deskriptif

      Pilih nama alias yang bermakna untuk menghindari konflik dengan perintah yang sudah ada.

      Contoh :

       alias listconn="netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
      

      Hindari menggunakan nama perintah umum seperti ls, cd atau rm sebagai alias.

    2. Kelompokkan Alias yang Berkaitan

      Atur aliases yang terkait bersama-sama di dalam file konfigurasi kalian untuk memudahkan pembacaan dan pemeliharaan :

       # Networking Aliases
       alias listconn="netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
       alias myip="curl ifconfig.me"
      
    3. Sertakan Komentar

      Tambahkan komentar untuk menjelaskan tujuan setiap alias, terutama jika perintahnya kompleks :

       # Check total connections on port 80 and 443
       alias listconn="netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l"
      
    4. Hindari Menimpa Perintah Sistem

      Berhati-hatilah saat memberi nama alias untuk menghindari secara tidak sengaja menimpa perintah sistem :

       # Not recommended
       alias rm="rm -i"
      
    5. Uji Alias Terlebih Dahulu

      Ujilah alias kalian langsung di terminal sebelum menambahkannya ke .bashrc atau file konfigurasi lainnya.

    6. Gunakan Functions untuk Perintah yang Kompleks

      Jika alias kalian melibatkan logika yang kompleks atau beberapa perintah, pertimbangkan untuk menggunakan function sebagai gantinya :

       conn() {
           echo "Total connections on port 80 and 443:"
           netstat -plant | grep '80\|443' | grep -v LISTEN | wc -l
       }
      
0
Subscribe to my newsletter

Read articles from Kharisma Gilang directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.

Written by

Kharisma Gilang
Kharisma Gilang