Panduan Lengkap If-Else dan Switch dalam Golang


1. Pengenalan If-Else
Dalam bahasa pemrograman Golang, if
dan else
digunakan untuk pengambilan keputusan dalam suatu program. Dengan if
, kita bisa mengevaluasi suatu kondisi, dan berdasarkan hasilnya (benar atau salah), program akan mengeksekusi blok kode tertentu.
2. Sintaks Dasar If-Else di Golang
Berikut adalah sintaks dasar dari if-else
dalam Golang:
if kondisi {
// Blok kode jika kondisi bernilai true
} else {
// Blok kode jika kondisi bernilai false
}
3. Contoh Penggunaan If-Else
Berikut adalah contoh program sederhana yang menggunakan if-else
:
package main
import "fmt"
func main() {
angka := 10
if angka%2 == 0 {
fmt.Println("Angka ini adalah bilangan genap")
} else {
fmt.Println("Angka ini adalah bilangan ganjil")
}
}
Penjelasan:
Jika
angka
habis dibagi 2 (angka%2 == 0
), maka akan mencetak "Angka ini adalah bilangan genap".Jika tidak, maka akan mencetak "Angka ini adalah bilangan ganjil".
4. If-Else If-Else
Terkadang kita membutuhkan lebih dari dua kondisi. Dalam kasus ini, kita bisa menggunakan else if
untuk menambah kondisi tambahan.
package main
import "fmt"
func main() {
nilai := 75
if nilai >= 90 {
fmt.Println("Grade A")
} else if nilai >= 80 {
fmt.Println("Grade B")
} else if nilai >= 70 {
fmt.Println("Grade C")
} else {
fmt.Println("Grade D")
}
}
Penjelasan:
Jika nilai lebih dari atau sama dengan 90, akan mencetak "Grade A".
Jika nilai lebih dari atau sama dengan 80, akan mencetak "Grade B".
Jika nilai lebih dari atau sama dengan 70, akan mencetak "Grade C".
Jika tidak memenuhi kondisi di atas, maka mencetak "Grade D".
5. If dengan Short Statement
Golang juga mendukung short statement dalam if
. Short statement memungkinkan kita mendeklarasikan variabel langsung di dalam if
.
package main
import "fmt"
func main() {
if angka := 10; angka%2 == 0 {
fmt.Println("Bilangan Genap")
} else {
fmt.Println("Bilangan Ganjil")
}
}
Penjelasan:
angka := 10
dideklarasikan langsung di dalamif
.angka%2 == 0
diperiksa dalam kondisiif
.Keuntungan pendekatan ini adalah variabel hanya berlaku dalam lingkup blok
if-else
.
6. Switch Expression
Selain if-else
, Golang juga memiliki switch
sebagai alternatif untuk menangani banyak kondisi dengan lebih rapi.
Sintaks Dasar Switch
switch ekspresi {
case nilai1:
// Blok kode jika ekspresi == nilai1
case nilai2:
// Blok kode jika ekspresi == nilai2
default:
// Blok kode jika tidak ada kasus yang cocok
}
Contoh Penggunaan Switch
package main
import "fmt"
func main() {
hari := "Senin"
switch hari {
case "Senin":
fmt.Println("Hari ini adalah Senin")
case "Selasa":
fmt.Println("Hari ini adalah Selasa")
case "Rabu":
fmt.Println("Hari ini adalah Rabu")
default:
fmt.Println("Hari tidak dikenal")
}
}
Penjelasan:
Jika variabel
hari
berisi "Senin", maka mencetak "Hari ini adalah Senin".Jika variabel
hari
berisi "Selasa", maka mencetak "Hari ini adalah Selasa".Jika variabel
hari
berisi "Rabu", maka mencetak "Hari ini adalah Rabu".Jika tidak ada yang cocok, maka mencetak "Hari tidak dikenal".
7. Kesimpulan
if
digunakan untuk mengevaluasi suatu kondisi.else
digunakan jika kondisi dalamif
tidak terpenuhi.else if
digunakan untuk menambahkan kondisi tambahan.Short statement dalam
if
memungkinkan deklarasi variabel langsung di dalam blokif
.switch
dapat digunakan sebagai alternatif untuk menangani banyak kondisi dengan lebih rapi.
Dengan memahami konsep ini, kita bisa membuat pengambilan keputusan yang lebih kompleks dalam program Golang kita!
Subscribe to my newsletter
Read articles from Ajitama Dev directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.
Written by
