Bandingkan Ijazah UGM Jokowi dengan Miliknya, Roy Suryo: Ada Rekayasa


Kamis, 10 Juli 2025
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali menjadi sorotan publik usai melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut adanya dugaan rekayasa pada ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Roy membandingkan ijazah miliknya saat lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan dokumen yang diklaim sebagai milik Presiden Jokowi, dan menemukan sejumlah perbedaan yang ia anggap janggal.
Pernyataan ini disampaikan Roy Suryo melalui akun media sosial pribadinya, dan langsung menyita perhatian publik serta memunculkan berbagai reaksi—baik dukungan maupun kritik keras.
Perbandingan Format dan Legalitas Ijazah
Roy mengklaim bahwa ada ketidaksesuaian antara format ijazah Jokowi dan miliknya, yang keduanya dikatakan berasal dari institusi dan era yang sama. Ia menyoroti hal-hal teknis seperti jenis huruf (font), tanda tangan pejabat kampus, hingga nomor seri ijazah. Menurutnya, beberapa elemen dalam ijazah Jokowi tidak sesuai dengan standar dokumen akademik UGM pada masa itu.
Namun hingga saat ini, pihak Universitas Gadjah Mada belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi mengenai tuduhan tersebut. UGM sebelumnya pernah menegaskan bahwa data akademik Jokowi sah dan tercatat resmi di sistem mereka.
Respons Publik dan Tokoh Politik
Pernyataan Roy Suryo menuai reaksi cepat dari berbagai pihak. Sebagian menilai Roy berusaha menciptakan opini publik menjelang tahun politik, sementara yang lain mendukung langkah tersebut sebagai bentuk transparansi dan kontrol sosial terhadap pejabat publik.
Di sisi lain, beberapa pengamat hukum menegaskan bahwa membuka dokumen pribadi seseorang tanpa izin bisa berpotensi melanggar hukum privasi dan etika publik, terutama jika dilakukan tanpa dasar kuat atau tujuan akademik yang jelas.
Kontroversi Lama yang Muncul Kembali
Isu ijazah Jokowi bukan hal baru. Sejak masa kampanye Pemilu 2014, keraguan soal dokumen akademik Jokowi beberapa kali mencuat—namun selalu ditepis dengan bukti resmi dari kampus dan lembaga terkait. Roy Suryo kini tampak mencoba membangkitkan kembali isu lama dengan pendekatan yang lebih personal dan teknis.
Namun para pakar menyarankan agar penyelesaian isu seperti ini tetap dilakukan secara formal dan ilmiah, melalui jalur hukum atau klarifikasi langsung dari pihak berwenang.
Ingin memahami dampak politik dari isu-isu kontroversial, serta bagaimana strategi komunikasi digital memengaruhi opini publik? Klik di sini untuk mengakses analisis media, strategi opini politik, dan informasi digital terkini.
Dengan dinamika politik yang mulai menghangat menjelang pemilu mendatang, publik perlu bijak menyikapi setiap informasi yang beredar. Klarifikasi, transparansi, dan verifikasi menjadi kunci untuk menjaga demokrasi tetap sehat di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi.
Subscribe to my newsletter
Read articles from Berita Terhangat directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.
Written by
