Material Pasir di Surabaya: Sumber, Jenis, Harga, dan Tantangan

RegoyoRegoyo
4 min read

Pendahuluan

Pasir merupakan salah satu material bangunan utama yang tak tergantikan dalam industri konstruksi di Surabaya, kota metropolitan yang terus berkembang dengan proyek-proyek infrastruktur, perumahan, dan komersial. Sebagai pusat pembangunan di Jawa Timur, Surabaya memiliki kebutuhan besar akan pasir berkualitas tinggi untuk mendukung pembangunan gedung, jalan, dan jembatan. Artikel ini akan membahas sumber pasir di Surabaya, jenis-jenis yang umum digunakan, harga terkini berdasarkan informasi 2025, serta tantangan dan solusi dalam penyediaan pasir di wilayah ini.

Sumber Pasir di Surabaya

Surabaya tidak memiliki tambang pasir secara langsung di wilayah kotanya karena struktur tanahnya yang cenderung berlumpur. Oleh karena itu, pasir untuk kebutuhan konstruksi di Surabaya umumnya didatangkan dari daerah sekitar, seperti:

  1. Lumajang: Pasir Lumajang dikenal sebagai salah satu pasir berkualitas tinggi di Jawa Timur, sering digunakan untuk pengecoran dan plesteran karena rendah lumpur dan tinggi kandungan besi.

  2. Pasuruan: Pasir dari Pasuruan biasanya digunakan untuk proyek konstruksi di Surabaya dan sekitarnya, dengan kualitas yang cocok untuk beton dan plesteran.

  3. Bangka: Pasir putih Bangka, yang diimpor dari Pulau Bangka, populer untuk plesteran dinding karena teksturnya yang halus dan warna yang estetis.

  4. Sungai dan Pantai Sekitar Jawa Timur: Pasir sungai dari daerah seperti Sidoarjo atau Malang, serta pasir pantai dari wilayah pesisir, juga digunakan meskipun memerlukan pengolahan tambahan untuk menghilangkan kandungan garam.

Penambangan pasir dilakukan dengan alat berat seperti ekskavator atau dredger, diikuti dengan proses pencucian untuk menghilangkan lumpur, garam, atau kotoran lainnya agar sesuai dengan standar konstruksi.

Jenis-Jenis Pasir yang Digunakan di Surabaya

Berikut adalah jenis pasir yang umum digunakan di Surabaya, berdasarkan kebutuhan konstruksi:

  • Pasir Beton: Berwarna hitam dengan butir tajam, cocok untuk pengecoran pondasi dan struktur beton karena kuat dan minim lumpur. Pasir Lumajang sering menjadi pilihan utama untuk kategori ini.

  • Pasir Pasang: Bertekstur lebih halus, digunakan untuk plesteran dinding dan pemasangan bata. Pasir Bangka sering dipilih karena kualitasnya yang baik untuk finishing.

  • Pasir Silika: Digunakan untuk proyek khusus seperti pembuatan bata ringan atau aplikasi industri. Pasir silika di Surabaya sering didatangkan dari tambang kuarsa di wilayah Jawa Timur.

  • Pasir Urug: Pasir dengan kualitas lebih rendah, digunakan untuk pengisian fondasi atau stabilisasi tanah, sering diambil dari sisa ayakan pasir berkualitas tinggi.

Harga Pasir di Surabaya (Perkiraan 2025)

Harga pasir di Surabaya bervariasi tergantung pada jenis, kualitas, lokasi pengiriman, dan volume. Berdasarkan informasi terkini hingga 2025:

  • Pasir Beton (Lumajang): Sekitar Rp2.000.000–Rp2.400.000 per truk (7–7,5 m³) untuk wilayah Surabaya, termasuk ongkos kirim. Untuk volume kecil (1 pick-up), harga sekitar Rp350.000.

  • Pasir Pasang/Bangka: Sekitar Rp300.000–Rp400.000 per m³, atau Rp1.800.000–Rp2.000.000 per truk, tergantung jarak pengiriman.

  • Pasir Silika: Harga bervariasi, mulai dari Rp200.000 per ton untuk kebutuhan industri, tergantung tingkat kemurnian.

  • Pasir Urug: Lebih murah, sekitar Rp150.000–Rp250.000 per m³, tergantung kualitas dan sumber.

Harga ini tidak mengikat dan dapat berubah sesuai kondisi pasar, biaya transportasi, dan musim. Banyak supplier di Surabaya menawarkan sistem pembayaran COD (Cash on Delivery) untuk memastikan kualitas pasir sebelum pembayaran.

Penggunaan Pasir dalam Konstruksi di Surabaya

Pasir memiliki peran vital dalam berbagai proyek konstruksi di Surabaya:

  1. Pengecoran: Pasir beton, terutama dari Lumajang, digunakan untuk pondasi gedung tinggi dan infrastruktur seperti jembatan karena kekuatannya.

  2. Plesteran dan Pemasangan Bata: Pasir pasang digunakan untuk finishing dinding dan perekat bata, memberikan hasil yang halus dan estetis.

  3. Pembangunan Jalan: Pasir digunakan sebagai agregat dalam campuran aspal atau sebagai lapisan dasar untuk jalan beton.

  4. Proyek Reklamasi: Di Surabaya, pasir urug sering digunakan untuk proyek reklamasi lahan atau pengisian area berlumpur.

  5. Industri Lain: Pasir silika digunakan dalam produksi bata ringan dan panel lantai, yang semakin populer di Surabaya untuk bangunan modern.

Tantangan Penyediaan Pasir di Surabaya

Meskipun permintaan pasir tinggi, ada beberapa tantangan dalam penyediaannya:

  1. Ketergantungan pada Daerah Lain: Karena Surabaya tidak memiliki tambang pasir lokal, biaya transportasi dari Lumajang, Pasuruan, atau Bangka meningkatkan harga.

  2. Dampak Lingkungan: Penambangan pasir di sungai atau pantai di wilayah sekitar Jawa Timur dapat menyebabkan erosi, banjir, dan kerusakan ekosistem. Misalnya, penambangan pasir di Sungai Brantas telah menimbulkan kekhawatiran lingkungan.

  3. Kualitas Pasir: Pasir dari sumber tertentu, seperti pasir laut, memerlukan pencucian intensif untuk menghilangkan garam yang dapat menyebabkan korosi pada struktur beton.

  4. Regulasi Penambangan: Pemerintah daerah telah memperketat aturan penambangan pasir untuk mengurangi dampak lingkungan, yang kadang-kadang menyebabkan kelangkaan pasokan.

Solusi dan Inovasi

Untuk mengatasi tantangan tersebut, beberapa solusi dan inovasi telah diterapkan di Surabaya:

  • Pasir Buatan: Penggunaan pasir buatan (manufactured sand) dari penghancuran batuan mulai populer sebagai alternatif pasir sungai, mengurangi dampak lingkungan.

  • Daur Ulang Material: Limbah beton dari proyek konstruksi didaur ulang untuk menghasilkan pasir buatan, mendukung ekonomi sirkular.

  • Supplier Profesional: Banyak distributor di Surabaya, seperti UD. Bumi Kirana Jaya atau CV Bria Utama, menawarkan pasir berkualitas dengan pengiriman cepat dan sistem COD untuk memastikan kepuasan pelanggan.

  • Teknologi Pemurnian: Pasir silika diproses dengan teknologi canggih untuk mencapai kemurnian hingga 99,999%, cocok untuk kebutuhan industri khusus.

Kesimpulan

Pasir adalah material esensial dalam pembangunan Surabaya, mendukung pertumbuhan kota sebagai pusat ekonomi dan infrastruktur di Indonesia. Dengan sumber utama dari Lumajang, Pasuruan, dan Bangka, pasir memenuhi kebutuhan konstruksi mulai dari pengecoran hingga plesteran. Namun, tantangan lingkungan dan ketergantungan pada daerah lain menuntut inovasi seperti pasir buatan dan daur ulang material. Dengan memilih supplier terpercaya dan mendukung praktik penambangan berkelanjutan, Surabaya dapat terus memanfaatkan pasir untuk pembangunan yang kokoh dan ramah lingkungan.

https://www.regoyo.com/2019/07/harga-pasir-lumajang-di-surabaya.html

0
Subscribe to my newsletter

Read articles from Regoyo directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.

Written by

Regoyo
Regoyo

Mencari agen material alam pasir murah membutuhkan ketelitian dalam memilih supplier. Pastikan Anda membeli pasir sesuai kebutuhan proyek, baik untuk konstruksi, media tanam, atau aquascape.