Luka di Dinding Lambung yang Menyakitkan

Semarak4D 005Semarak4D 005
2 min read

SEMARAK4D Tukak lambung atau ulkus peptikum adalah luka terbuka pada lapisan dalam lambung atau bagian atas usus halus. Luka ini timbul ketika asam lambung mengikis jaringan mukosa akibat keseimbangan antara asam dan pelindung dinding lambung terganggu.

Penyebab paling umum tukak lambung adalah infeksi Helicobacter pylori dan konsumsi NSAID seperti aspirin dan ibuprofen dalam jangka panjang. Stres dan pola makan buruk dulunya dianggap penyebab utama, namun kini lebih dikenal sebagai faktor yang memperburuk.

Gejala khas tukak lambung adalah nyeri perut bagian atas yang memburuk saat perut kosong dan mereda setelah makan. Selain itu, penderita bisa mengalami mual, muntah, penurunan berat badan, dan bahkan muntah darah atau feses berwarna hitam akibat perdarahan dalam.

Diagnosis tukak lambung biasanya ditegakkan melalui endoskopi, yaitu pemeriksaan lambung menggunakan selang kecil berkamera. Tes untuk H. pylori juga penting, karena infeksi ini perlu ditangani dengan antibiotik khusus.

Pengobatan mencakup penggunaan PPI untuk menurunkan produksi asam lambung dan mempercepat penyembuhan. Jika terdapat infeksi H. pylori, maka terapi eradikasi dengan kombinasi antibiotik dan PPI diberikan selama 1–2 minggu.

Perubahan gaya hidup juga diperlukan agar tukak tidak kambuh. Hindari merokok, alkohol, dan makanan pemicu. Disarankan untuk tidak makan terlalu malam dan menjaga pola tidur yang cukup.

Tukak lambung yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius seperti perdarahan, perforasi (lambung berlubang), atau penyempitan saluran cerna. Oleh karena itu, penting untuk menangani gejalanya sejak dini dan secara tuntas.

Sumber Berita : SEMARAK4D

Rekomendasi Permainan Game Online Terpercaya 2025 SEMARAK4D

0
Subscribe to my newsletter

Read articles from Semarak4D 005 directly inside your inbox. Subscribe to the newsletter, and don't miss out.

Written by

Semarak4D 005
Semarak4D 005